Turunkan Tekanan Darah Dengan Daun Sirsak

Turunkan Tekanan Darah Dengan Daun SirsakAnnona muricata, atau lebih dikenal dengan nama sirsak adalah tanaman yang tumbuh subur di Indonesia. Iklim negara kita yang tropis membuat sirsak bisa tumbuh di mana saja bahkan tidak jarang kita menemukan pohon sirsak pada rumah-rumah yang memiliki halaman luas.

Buah sirsak sangat baik untuk dikonsumsi karena mengandung lemak yang sangat sedikit. Sirsak juga mengandung banyak Vitamin C yang mampu memenuhi kebutuhan harian tubuh terhadap Vitamin C. Sirsak mengandung banyak air  dan serat sehingga baik untuk pencernaan.

Selain manfaat tersebut, sirsak juga memiliki kegunaan yang lain dan tidak hanya bisa dimanfaatkan sebatas buahnya saja. Bagian-bagian lain dari pohon sirsak bisa dimanfaatkan dengan maksimal, salah satunya adalah manfaat daun sirsak untuk hipertensi.

Hipertensi atau biasa dikenal dengan nama tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang mengkhawatirkan. Sebanyak 21% penduduk Indonesia mengidap penyakit ini di mana menurut riset, masih ada sekitar 76% dari statistik tersebut yang belum terdiagnosa hipertensi dengan baik. Pemerintah melalui Departemen Kesehatan terus berupaya untuk menurunkan jumlah penderita dengan aktif melakukan penyuluhan karena di Indonesia, hipertensi merupakan pembunuh nomor dua setelah serangan jantung. Hipertensi tidak memilih korban, tidak hanya yang lanjut usia tetapi anak-anak bisa terserang. Jika ibu hamil mengalami hipertensi maka risiko kematian ibu dan bayi menjadi meningkat. Karena itu, para ahli berusaha meneliti kandungan alami untuk mengobati hipertensi dan akhirnya menemukan manfaat daun sirsak untuk hipertensi.

Bagi penderita, disarankan untuk mengambil manfaat daun sirsak untuk hipertensi agar membantu mengurangi tekanan darah.  Daun sirsak bisa digunakan sebagai obat hipertensi karena memiliki kandungan kalium yang tinggi. Kalium berguna untuk pengeluaran cairan tubuh karena bersifat diuretik. Kalium membantu mengeluarkan natrium cairan sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah.