Cerpen True Story Lebaran Idul Fitri

Cerpen Lebaran Terakhir
Sumber Gambar: https://caragambarlucu.id/gambar-kartun-muslim.html

Malam itu, di tengah suasana takbir yang berkumandang, dering tlpn ku berbunyi, setelah di lihat, ternyata tlpn dari Dia, dan langsung aku angkat,
"Hmm" jawabku
"Sayang" katanya
"Iya ?" Jawabku dengan nada bertanya
"Aku izin ya, besok aku mau pulang kampung" Tanyanya
"Iya, kamu sama siapa aja?" Tanyaku
"Ramai-ramai sayang, sama teman sama bos juga" jawabnya
Sebenernya sedih, krena akan LDR an buat sementara waktu, tapi mau gak mau harus aku bolehin, karna dia pulang cuma sekali setahun.
"Iyalah ,kamu hati-hati ya" kataku
"Iya sayang, besok pagi minta waktunya sebentar ya, aku pengen jalan sama kamu" katanya
"Iya " jawabku
Lalu, tlpn dimatikan karna dia lanjut kerja.
Keesokan paginya,,
Di tlpn
"Sayang, jalan kita yok" ajaknya
"Iyalah, kamu tunggu sebentar ya" jawabku
Setelah itu kita ketemu, aku sama teman, dia sendiri, dan aku ditinggalin sama dia berdua, teman aku pulang.
Terus kita jalan, duduk di wisma jalur (Taman Tempat Anak-Anak Muda Nongkrong).
Awalnya suasana hening, karena aku bingung mau ngomong apa, aku udah sedih duluan soalnya.
Terus dia ajak ngobrol, mencairkan suasana.
"Sombong tadi ya, pas mau pergi sholat gak ada salam dulu sama aku, silaturahim" katanya
"Bukannya sombong, tapi segan sama teman-teman kamu, kan ramai" jawabku
"Ya kan gak apa apa" katanya
"Iya udah maaf" jawabku
Secara gak sadar aku nangis, karena jujur berat banget rasanya di tinggalin sama dia, mana jauh lagi. Dia nanya,
"Kenapa nangis?"
"Aku takut aja nanti kita gak bisa ketemu lagi" jawabku
"Kan aku pulang nya 2 hari aja, habis itu aku jemput kamu kesini, terus kita ke kampung sama-sama ya?" Jawabnya sambil menyapu air mata aku
"Hmm, iyalah" jawabku
Saat suasana udah tenang sedikit, aku becandain dia,
"Mana THR buat aku?" Canda ku
"Aku belum gajian lagi sayang, nanti lah kalau udah di kampung aku kasih ya" jawabnya dengan lembut.
"Hm, enggak kok, aku cuma bercanda " jawabku sambil senyum.
Ternyata setelah itu dia ngeluarin dompet dari kantong celana nya, terus dia ngasih aku duit. Gak perlu di sebutin lah ya nominalnya berapa
"Enggak usah sayang,aku bercanda doang tadi" jawabku
"Gak apa apa sayang, ambil aja" jawabnya
"Makasih sayang" ucapku
Itu adalah THR pertama yang pernah aku dapat dari cowok yang statusnya pacar aku.
Karena waktu udah agak siang, jadi dia mau pamit berangkat pulang ke kampung nya, terus aku diantar pulang.
Sekitar 15 menit setelah itu, dia tlpn aku lagi,
"Halo sayang, aku pulang dulu ya, nanti kalau aku istirahat di jalan, aku tlpn kamu ya, jangan nakal disini, oke?" Ujarnya
"Iya, kamunya hati-hati ya" jawabku
Tlpn terputus dan dia pun berangkat sama teman dan bos nya.
Selang beberapa jam setelah itu, dia tlpn aku lagi,
"Halo?" Kataku
"Iya" jawabnya
"Udah nyampe?" Tanya ku
"Belum sayang, baru sampai di perbatasan Riau-Sumatera Barat" ucapnya
"Jauh lagi sayang?"Tanyaku, karna aku gak tahu
"Enggak jauh banget kok sayang, sekitar satu jam lagi" jawabnya
"Iyalah sayang, jangan lupa makan ya" kata ku
"Iya sayang, yaudah aku lanjut jalan dulu ya" katanya
"Iya sayang" jawabku
Tlpn terputus. Sekitar dua jam kemudian,
"Halo sayang" jawabku
"Iya sayang" katanya
"Udah nyampe?" Tanyaku
"Udah sayang, ni baru aja nyampe" katanya
"gak sabar aku pengen cepat-cepat hari jum'at sayang, pengen jemput kamu" lanjutnya
"Ya ampun, kamu baru aja nyampe udah mau kesini lagi" ujarku
"Iya sayang, pengen ngenalin kamu ke keluarga aku" jawabnya
"Iya sabar aja sayang" ucapku
"Iyalah sayang" jawabnya
Setelah tlpn dimatikan, aku lanjut dengan kegiatan ku
Setelah dua hari berlalu, tepatnya hari jum'at, dia ngabarin aku
"Sayang, aku kesana sekarang ya?" Ucapnya
"Iyalah, hati-hati ya" jawabku
"Iya sayang" jawabnya
Dan dia pun berangkat dari Sijunjung (SUMBAR) ke Teluk Kuantan (RIAU) ini dengan sepeda motornya.
Mungkin karena dia ngebut bawa motornya, cuma dalam waktu 2 jam dia sampai disini dan nlpn aku
"Sayang, aku udah sampai" ucapnya
"Dimana kamu sekarang?" Tanyaku
"Di tabek mainan sayang" katanya
"Iyalah, kamu tunggu sebentar ya, aku ada perlu sama teman" jawabku
"Iyalah sayang" jawabnya
Karena pada saat itu aku lagi sama teman aku, jadi aku minta pulang langsung ke teman aku, dan aku pun di antar pulang.
Setelah aku sampai dirumah, aku pun langsung nyuruh dia untuk ke rumah aku minta izin dan pamit ke ayah aku.
"Assalamua'laikum yah" ujarnya seraya bersalaman dengan ayah aku
"Wa'alaikum salam ferry, apa kabar?" Tanya ayahku
"Alhamdulillah sehat yah" jawabnya
"Maaf lahir batin ya yah" sambungnya
"Iya ferry" ujar ayahku
"Ini ferry mau minta izin yah, bawa maulida pergi main sebentar ke Sijunjung" ucapnya dengan nada gugup
"Oo iya, jangan lama-lama pulang ya,dan jangan ngebut bawa motornya" jawab ayahku
"Iya yah" ucapnya 
Dan kami berdua pun salaman sama ayah dan langsung berangkat.
Cerita Lebaran
Sumber Gambar: http://pinturamariareis.blogspot.co.id/2015/03/dp-bbm-suzuki-satria-fu.html
karna dia itu anak drag, jadi gak ada pelan sama sekali bawa motor nya, dalam waktu 60 menit kita udah nyampe di Kiliran Jao (Sumatera Barat), dan kita pun istirahat sejenak.
Beli minuman menghilangkan haus dan capek di atas motor.
Sambil ngobrol, dia nanya
"Capek sayang?" tanyanya
"Iya" jawabku
"Sabar ya, bentar lagi sampe kok" ucapnya dengan lembut
Setelah itu, langsung berangkat lagi melanjutkan perjalanan.
Sekitar 90 menit berlalu, dia berhentiin motornya di pinggir jalan, dan menyuruhku turun
"Udah nyampe?" Tanyaku
"Udah sayang" jawabnya
"Rumah kamu yang mana?" Ucapku, karena banyak sekali rumah di sana dan berdekatan
"Sabar dulu ya, nanti kita jalan" jawabnya
Dan ternyata rumah nya itu masih harus melewati sungai dan sawah. Karena aku gak terbiasa jalan di titian sungai dan sawah, aku dibimbing nya sampai ke depan pintu rumah nya. Aku gugup rasanya, waktu mau ketemu keluarga nya, tapi semua gugup itu hilang karena ramah dan baik sambutan keluarga nya waktu aku datang.
Karena baik nya sambutan keluarga nya dengan kedatangan aku, membuat ku merasa punya keluarga baru disana.
Sejak saat itulah, aku merasa nyaman, baik dengan nya maupun dengan keluarganya.

Itulah Cerita Pendek Dari Saya, Karena Cerita Ini Memang Cerita Sebenarnya Dari Saya, Maaf Kalau Ada Menyinggung Orang Lain, Semoga CERPEN ini Dapat Menghibur Para Pembaca Tentunya. Akhir Kata Saya Ucapkan Terimakasih
#Maulida Juniarty Marwan
BERIKAN KOMENTAR ()